Kriteria Sekolah Desain Grafis yang Tepat untuk Dipilih

Sekolah Desain GrafisMenjadi seorang desain grafis memiliki peluang karir yang cukup baik di masa depan. Dikatakan demikian karena profesi tersebut amat sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan dalam menjalankan operasionalnya. Contoh perusahaan yang bergerak dibidang industri minuman dan makanan, dalam hal ini jasa seorang desain grafis sangat dibutuhkan untuk memberi warna pada kemasan produk, supaya produk dan juga iklan yang diterbitkan bisa terlihat menarik dan mampu memikat hati para konsumen untuk membeli.

Selain itu, yang tak kalah menarik daripada profesi tersebut adalah tergolong salah satu profesi yang tidak terikat dengan jam kerja karena bisa dilakukan di rumah. Benarkah? Yup, karena profesi sebagai desan grafis termasuk dalam kriteria freelance (pekerja lepas). Apakah Anda juga berminat dan ingin mekenuni bidang ini? Jika iya, maka tentunya Anda harus menggali ilmu yang cukup untuk menjadi seorang desain grafis yang handal. Yuk, simak kriteria sekolah desain grafis yang tepat untuk dipilih di bawah ini:

Akreditasnya bagus

Salah satu cara utama dalam memilih sekolah desain grafis yang tepat adalah dengan melihat akreditasnya. Perlu diketahui bahwa sekolah dalam negeri yang sudah terakreditasi oleh BAN-PT dengan predikat A atau B, besar kemungkinan sekolah tersebut sudah banyak mencetak para mahasiswa menjadi seorang desain grafis yang profesional dan terbukti jasanya telah banyak digunakan dalam pasar tenaga kerja.

Selain itu juga perlu diingat, ketika melamar pekerjaan di sebuah perusahaan terkemuka, pihak perusahaan akan menimbang antara keahlian yang Anda miliki dengan nama baik kampus tempat Anda mengenyam ilmu, karena sebagian besar orang percaya bahwa sekolah yang berkualitas tentu mampu mencetak mahasiswanya yang berkualitas. Oleh karena itu, penting untuk tidak mengabaikan hal ini dalam memilah-milah sekolah desain grafis.

Biayanya sesuai dengan kemampuan

Biaya sekolah desain grafis pada umumnya relatif mudah dijangkau, terkecuali bila Anda memilih sekolah luar negeri yang tentunya membutuhkan biaya cukup tinggi karena tidak hanya biaya kuliah tetapi juga makan, tempat tinggal, transportasi, dan lain sebagainya. Untuk itu, dalam memilih sekolah desain grafis yang tepat, juga perlu mempertimbangkan biayanya sesuai dengan kemampuan Anda. Jika finansial Anda baik, tidak ada salahnya bila memilih sekolah di luar negeri karena hal tersebut juga mampu menambah pengetahuan Anda mengenai adat dan budaya luar.

Namun bila keuangan Anda belum memungkinkan, ada baiknya memilih sekolah dalam negeri yang sudah pasti dapat terjangkau biayanya. Ingat, selain dari sekolah yang bagus juga dari kemauan diri sendiri pengetahuan mumpuni bisa didapat, jadi akan tetap percuma bila Anda masuk di sekolah yang mahal akan tetapi tidak ada kesungguhan dalam menekuninya.

Fasilitasnya mendukung

Secara garis besar, sekolah desain grafis harus diiringi dengan banyak praktik. Tanpa adanya praktik yang maksimal, maka  ilmu yang bersifat teori akan sulit diaplikasikan. Jadi, dalam memilih sekolah yang tepat, Anda juga harus memastikan fasilitas yang dimiliki sekolah relatif mendukung agar Anda bisa mempraktikkan ilmu yang diberikan oleh dosen secara maksimum sehingga mampu menciptakan hasil karya yang baik. Anda bisa mengecek kelengkapan fasilitas yang dimiliki sekolah melalui situs resmi websitenya, biasanya kegiatan yang dilakukan para mahasiswa dimuat dalam galery website.

Memilih sekolah yang tepat menjadi prioritas utama agar dapat mengikuti pembelajaran dengan nyaman dan menyenangkan. Semoga nantinya Anda bisa menjadi seorang desain grafis yang handal dan dikenal banyak orang sehingga karir Anda akan semakin meningkat.

Alasan Logis Harus Pilih Sekolah Fashion Marketing

Sekolah Fashion Marketing1Untuk bisa sekolah fashion marketing, seseorang tidak harus ke luar negeri. Di Indonesia sendiri, cukup banyak sekolah fashion marketing. Bahkan, kualitasnya pun tak kalah saing dengan di luar negeri. Raffles College, salah satu lembaga pendidikan yang menawarkan pendidikan fashion marketing. Kalau memang ingin mendapatkan pengalaman belajar di luar negeri dengan hemat biaya, Raffles College menyediakan pathway program. Program pendidikan ini memungkinkan untuk belajar di tanah air hanya 1 atau 2 tahun saja dan tahun akhir di luar negeri. Bicara tentang sekolah fashion marketing, mengapa harus dipilih? Berikut beberapa alasan logis yang bakal buat kamu mengerti:

Masyarakat semakin “melek fashion”

Tidak dapat dipungkiri semakin ke sini, masyarakat di tanah air makin “melek fashion”. Penyebabnya lantaran perkembangan teknologi yang begitu pesat ditandai dengan kemudahan akses internet melalui perangkat elektronik baik komputer/laptop atau smartphone/iPad/iPhone, dll. Agar bisa mendapatkan fashion trendy, sesuai dengan bentuk tubuh, sarat estetika, atau berbeda dari orang lain, sebagian orang merasa wajib menggunakan jasa fashion designer. Mengingat biaya jasanya relatif mahal, tentulah mereka harus ekstra jeli dalam memilih fashion designer agar tidak rugi. Selain kudu punya pengalaman, fashion designer harus memiliki pendidikan formal di sekolah fashion marketing. Pengalaman mumpuni & pendidikan yang tinggi diharapkan dapat menjanjikan fashion yang dihasilkan lebih andal, punya estetika tinggi, dan sesuai dengan harapan.

Meningkatnya pebisnis dalam bidang fashion

Tertarik menjadi fashion designer? Profesi fashion designer memang cukup menjanjikan apalagi punya banyak relasi dan belakangan masyarakat makin sadar fashion. Sayangnya, ada banyak pesaing dalam menjadi fashion designer. Jika kalah, penjualan yang didapat tentu standar-standar saja bahkan sulit go nasional/internasional. Itulah sebabnya harus mengenyam pendidikan di sekolah fashion marketing sebelum terjun di dunia fashion design. Di sekolah fashion marketing, bukan hanya akan belajar tentang basic dari fashion design seperti membuat pola, memotong bahan, atau menjahit bahan sesuai pola saja, melainkan belajar strategi pemasaran sebagai fashion designer untuk menghadapi persaingan yang makin ketat. Strategi pemasarannya di antaranya mengadakan fashion show, memanfaatkan iklan televisi dan menggunakan artis sebagai brand ambassador, dan lainnya. Strategi pemasaran lainnya adalah tentang manajemen merek agar merek bisa terkenal bahkan menjadi top of mind.

Menjadi fashion designer yang profesional

Fashion designer bisa dikatakan sukses apabila telah profesional. Profesional di sini salah satunya bisa dlihat dari seberapa besar kontribusinya dalam dunia fashion. Seorang fashion designer profesional bukan hanya mengikuti mode yang diciptakan orang lain melainkan juga bisa menciptakan mode dari hasil analisa yang bisa diterima oleh masyarakat luas. Belajar dan terus belajar, inilah kunci sukses menjadi fashion designer profesional. Belajar bisa dari mana saja, tidak perlu memandang apa media belajar, siapa yang memberikan pelajaran, dan di mana proses belajar yang terpenting bisa hasil belajar bisa memberikan inspirasi untuk menciptakan sesuatu yang bermakna luar biasa. Hasil karya yang berkualitas pada akhirnya bakal meningkatkan harga jualnya sehingga memberikan pendapatan luar biasa bagi fashion designer profesional.

Ingat, tidak semua sekolah fashion marketing patut dipilih. Berikut tips dalam memilih sekolah fashion marketing:

  • Akreditasi sudah dikantongi
  • Tenaga pengajarnya punya pendidikan dan pengalaman mumpuni
  • Fasilitas yang ditawarkan cukup & tidak ketinggalan zaman
  • Lulusannya terbukti telah banyak bekerja atau sukses berbisnis
  • Dan lain sebagainya

Ingin Masuk Jurusan Accounting? Cek Ini Dulu

Jurusan accounting

Di dalam kehidupan sehari-hari tentunya tidak lepas dari masalah keuangan. Begitu juga dengan para pengusaha yang tidak lepas dari persoalan keuangan. Jika Anda memutuskan menjadi pengusaha maka Anda harus memiliki kemampuan untuk bisa mengatur keuangan dengan baik. Perusahaan yang bisa berkembangan tentunya perusahaan yang bisa mengatur keuangan dengan baik sehingga bisa melebarkan sayapnya dengan mendirikan perusahaan lebih dari satu. Untuk menjadi seseorang yang bisa mengatur keuangan dengan baik, tentunya salah satu caranya masuk kuliah jurusan accounting terlebih dahulu. Accounting (akuntansi) adalah suatu proses mencatat, meringkas yang berhubungan dengan keuangan. Bagi Anda yang berminat menjadi seseorang yang ahli dalam bidang accounting, maka Anda bisa mengambil kuliah jurusan accounting terlebih dahulu. Dengan mengambil jurusan accounting, maka Anda akan tahu lebih dalam mengenai masalah keuangan. Apakah Anda ingin masuk jurusan accounting? Cek ini dulu.

Reputasi kampus

Banyak orang yang memutuskan kuliah di Singapore untuk mengambil jurusan accounting. Dimanpun Anda memutuskan untuk kuliah, pertama kali yang harus di cek adalah reputasi dari kampus itu sendiri. Reputasi kampus memiliki peran penting untuk Anda nantinya. Jika kampus telah memiliki reputasi yang tidak baik dimata banyak orang, maka bisa membuat Anda sulit untuk mendapatkan pekerjaan.Untuk itu, pilihlah kampus yang memiliki reputasi baik dimata banyak orang. Nah, untuk mencari tahu informasi mengenai reputasi kampus, Anda dapat mencari tahu dari para alumni, mahasiswa, atau datang langsung ke kampus. Cek juga akreditasi kampus, apakah kampus telah terakreditasi atau belum.

Pengalaman kampus

Pengalam kampus perlu juga untuk Anda cek karena jika Anda tidak mengeceknya bisa saja kampus memiliki pengalaman yang tidak baik. Oleh karena itu, cari tahu juga mengenai pengalaman kampus. Anda bisa melihat apakah kampus pernah mengikuti berbagai lomba dan menang. Jika kampus pernah mengikuti lomba dan menang, maka kampus memiliki pengalaman yang baik dan bisa membuat kesempatan Anda untuk mengikuti perlombaan yang ada. Bagaiman dengan pengalaman kelulusannya apakah setiap tahun bertambah? Ingin mengetahui lebih dalam mengenai pengalaman kampus follow twitternya saja.

Kualitas guru mengajarnya

Yang satu ini tidak kalah pentingnya untuk Anda cek sebelum masuk kuliah dan memilih jurusan accounting adalah kulitas guru mengajar. Pastikan guru yang mengajar merupakan guru yang memiliki talenta, pintar berhitung, dan sabar dikarenakan jurusan satu ini jurusan yang perlu kehati-hatian dikarenakan ilmu pasti. Untuk mengetahui kulitas dari guru mengajar tidak ada salahnya untuk melihat secara langsung bagaiman cara guru mengajar atau tidak cari informasi dari mahasiswa atau alumni. Guru yang memiliki kulitas baik dalam mengajar, tentunya akan membuat para mahasiswa untuk mudah mengerti.

Jalinan kerjasama dengan perusahaan

Mengambil jurusan accounting tentunya Anda nantinya harus mengabdikan diri diperusahaan ketika magang. Cari tahu ada berapa banyak pihak kampus menjalin kerjasama dengan perusahaan. Apakah perushaan yang dipilih merupakan perusahaan yang terkenal atau tidak. Jika kampus menjalin kerjasama dengan perusahaan terkenal, tentunya akan membuat Anda lebih mudah mencari kerja dan ada kemungkinan besar Anda bisa langsung ditarik setelah lulus.

Mengamibil jurusan accounting merupakan jurusan yang memiliki peluang kerja lebih besar, tapi Anda harus pilih kampus yang bisa mendukung Anda dalam proses belajar. Oleh karena itu, sebelum Anda mendaftar pastikan terlebih dahulu untuk cek reputasi kampus, pengalaman kampus, kualitas guru mengajar, dan jalinan kerjasama dengan perusahaan.

Memilih Sekolah Desain di Luar Negeri? Perhatikan Ini

Sekolah Desain di Luar NegeriJurusan seni dan desain di Indonesia memang bukan sesuatu yang asing, tapi sejumlah generasi mudah Indonesia lebih memilih ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah desain. Ini bukan masalah kualitas pendidikan di negara lain lebih bagus dan di Indonesia kurang bagus. Mereka yang memilih untuk ke luar negeri biasanya ingin menambah banyak pengalaman, teman, serta wawasan tentang kebudayaan luar. Peluang karir yang terbuka lebar juga menjadi alasan utama untuk menuntut ilmu di negara lain. Selain itu, mereka pastinya juga ingin belajar lebih mandiri serta mengenal sistem pendidikan yang mungkin berbeda dari Indonesia.

Khususnya bagi yang akan mengambil jurusan desain di luar negeri, sedikit banyaknya ada tiga hal yang perlu Anda perhatikan guna kelancaran studi serta kenyamanan hidup selama di sana:

Pilihan sekolah

Sebelum memilih sekolah, terlebih dahulu Anda harus menentukan negara mana yang akan dituju. Dimanakah negara impian Anda? Tentu yang terkenal karena kualitas pendidikannya bagus yakni Inggris, Jerman, Amerika, atau yang cukup dekat dari Indonesia, Singapura dan Malaysia. Di samping itu, sebaiknya spesifikkan kota yang ingin dituju karena di negara besar seperti yang disebutkan di atas, terdapat banyak sekolah atau perguruan tinggi yang menawarkan jurusan desain.

Misalnya, di Singapura terdapat FZD School of Design, FMDS (First Media Design School), dan Raffles Design Institute. Bagaimana dengan Inggris? Sekolah seni dan desain yang ternama di Inggris adalah University of the Arts London, Leeds School of Design, Royal College of Art, dan masih banyak lagi. FYI, berdasarkan Business Insider, sekolah desain terbaik di dunia yaitu Rhode Island School of Design di US, Massachusetts Institute of Technology Media Lab di US, University of Cincinnati di US, dan masih ada 22 list lainnya.

Hal-hal yang perlu Anda perhatikan saat memilih sekolah desain tujuan di luar negeri adalah letaknya dengan tempat tinggal Anda, akreditas, fasilitas, dan juga kualitas sekolah.

Biaya pendidikan

Kemudian perhatikan biaya pendidikan. Sebetulnya ini tergantung dari sekolah atau perguruan tinggi yang Anda pilih. Berapa yang harus Anda keluarkan untuk menyelesaikan kuliah jurusan desain di sana? Lamanya durasi pendidikan serta deskripsi program yang ditawarkan menjadi faktor penentu jumlah biaya pendidikan. Kuliah di luar negeri membutuhkan biaya yang cukup banyak apalagi mengingat nilai dollar dan euro yang tinggi. Kisaran biaya jurusan desain untuk program 3 tahun adalah $18,000-$25,000.

Terhalang masalah biaya untuk kuliah desain di luar negeri? Anda harus mencari solusinya segera. Apakah butuh pinjaman? Anda bisa mendapatkannya dari kampus yang bersangkutan, pinjaman bank, atau pemerintah. Sebetulnya alternatif terbaik adalah mencari program beasiswa. Anda harus eligible terhadap seluruh syarat dan ketentuan serta mengikuti serangkaian tahap seleksi yang ada.

Biaya hidup

Perihal lain yang patut Anda perhatikan dan persiapkan dengan matang adalah biaya hidup. Pasalnya, kuliah di luar negeri tak sekedar membutuhkan uang untuk membayar biaya pendidikan saja, kebutuhan sehari-hari juga harus dipenuhi guna kelangsungan hidup. Selayaknya hidup sebagai anak rantauan, Anda mesti bijak dalam mengelola keuangan nantinya. Adapun biaya-biaya yang harus dikeluarkan yakni mencakup tempat tinggal (baik itu rumah kos, asrama, atau kontrakan), transportasi, makan sehari-hari, dan sebagainya. Negara-negara yang disebutkan di atas tergolong negara yang biaya hidupnya tinggi apalagi jika dibandingkan dengan Indonesia. Terlebih anak desain membutuhkan komputer atau laptop serta printer yang bagus untuk mengerjakan tugas-tugas.

Nah, itu di tiga hal yang perlu Anda pikirkan, perhatikan, dan persiapkan untuk kuliah desain di luar negeri. Selamat berjuang!

Mitos Seputar Jurusan kuliah Desain Grafis

mitos desain grafis

Desain grafis merupakan salah satu jurusan yang populer pada awal tahun 2000-an sampai dengan sekarang. Sebelum kita membahas lebih panjang mengenai desain grafis. Tahukah Anda apa itu desain grafis? Desain grafis merupakan seni dalam berkomunikasi menggunakan tulisan, ruang, dan gambar. Jurusan desain grafis berkaitan dengan seni visual, tipografi, tata letak, dan desain interaksi. Banyak anak mudah yang lulusan SMA tertarik dengan jurusan desain grafis. Hal ini dikarenakan desain grafis dapat membuat orang lebih menikmati pekerjaannya dengan baik. Tidak heran juga desain grafis yang populer dan banyak peminatnya ini mendatangkan persepsi mengenai mitos-mitos desain grafis. Nah, artikel kali ini akan membahas mengenai mitos seputar jurusan desain grafis. Apa saja mitos-mitosnya?

Kerjanya hanya mengambar                                                                             

Mitos memang tidak semuanya salah. Memang benar jurusan desain grafis berkaitan dengan mengambar baik secara manual maupun digital. Namun, banyak orang yang salah mengartikan tentang jurusan desain grafis yang kerjaannya hanya menggambar dan melukis. Tak heran inilah yang menjadikan desain grafis selalu dikaitkan dengan kerjanya hanya menggambar. Namun, perlu Anda ketahui bahwa jurusan desain grafis tidak semudah yang Anda bayangkan. Sebagai seorang desain grafis sebelum membuat gambar, dituntut untuk berpikir mengenai apa yang akan di gambar. Hal ini dikarenakan mereka tidak dapat menggambar dengan sembarangan. Apa yang mereka gambar harus memiliki dasar yang kuat mengenai hasil karya mereka. Menggambar hanya bagian dari kerja keras dari seorang desain grafis.

Jurusan yang gampang

Yang membuat desain grafis menjadi mitos karena jurusan yang gampang karena jurusan ini mudah untuk dilakukan oleh semua orang, anak kecil juga dapat melakukannya. Hal ini dikarenakan jurusan desain grafis dikaitan dengan menggambar saja sehingga membuat orang berpikir bahwa jurusan ini gampang untuk dilakukan. Banyak orang yang berpikir bahwa seorang desain grafis yang seharianya hanya di depan layar komputer sambil menikmati hiburan sehingga orang berpikir bahwa menjadi seorang desain grafis gampang. Namun, perlu Anda ketahui bahwa pernyataan ini tidak benar karena sebagai seorang desain grafis tidak dapat santai karena banyak hal yang harus mereka pikirkan. Sebagai seorang desain grafis harus memvisualisasikan ide dan konsep berpikir yang kreatif dengan baik. Konsep yang mereka buat harus sesuai dengan target yang ada dan juga harus unik dan lucu.

Belajar lebih santai

Karena desain grafis dianggap gampang, maka banyak orang perpendapat bahwa jurusan ini pasti berjalan santai. Banyak orang berpikir bahwa jurusan ini tinggal menyalurkan hobi menggambar sehingga tugas dengan mudah selesai. Ini merupakan pikiran orang yang belum tahu banyak mengenai jurusan desain grafis. Yang perlu Anda ketahui bahwa sewaktu Anda mengambil jurusan ini bisa saja Anda akan mendapatkan 4 sampai 5 tugas yang berbeda dalam sepekan. Tugas mengambar ini ada yang secara manual dan juga harus di print dari komputer. Tugas yang diberikan ini bisa saja dikumpul dalam waktu bersamaan. Nah, jika Anda sudah tahu begini apakah Anda masih berpikir bahwa jurusan desain itu belajarnya lebih santai?

Menjadi seorang desain grafis tidak semudah yang dipikirkan dan bayangkan. Oleh karena itu, jangan mengangap pekerjaan itu mudah untuk dilakukan ketika kita belum pasti mengetahuinya. Selain itu, jangan juga berpikir sulit untuk menjadi seorang desain grafis, ketika Anda belum mencobanya.